|
Biologi Mengusung Empat Tema Bidang studi biologi mengambil tempat SMA Harapan 3 Medan, sebagai lokasi ujian di ajang OSN 2010. Persiapan panjang telah dilakukan. Sebanyak 121 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia mempertaruhkan kemampuan mereka dalam menjawab soal-soal yang diujikan. Sama dengan tahun lalu, hari pertama, peserta diwajibkan memakai jas laboratorium dengan warna yang berbeda. Jika melanggar, mereka akan didiskualifikasi. Hal ini dilakukan untuk mengecilkan kemungkinan saling bekerjasama antar sesama peserta. Mereka akan dibagi menjadi empat kelompok dan masing-masing kelompok terdiri dari 28 orang. Sistem ujian praktikum tetap sama dengan tahun sebelumnya di mana peserta harus melakukan sistem moving sehingga tiap siswa tidak dapat saling bertemu.
|
|
Read more...
|
|
|
Olimpiade Sains Bidang Kimia, Senyawa Minyak Kelapa Sawit
 Selama dua hari, yaitu 3-4 Agustus 2010, sebanyak 91 peserta bidang Kimia Olimpiade Sains Nasional (OSN) IX-2010 bersaing ketat dalam ajang ini. Setelah memperoleh pengarahan teknis (technical meeting) sehari sebelumnya, para peserta pun mulai unjuk gigi. Jenis ujian pertama adalah tes praktikum. Ujian yang dipusatkan di laboratorium Kimia Sekolah Menengah Atas (SMA) Sutomo I Medan ini berlangsung lima jam dalam dua sesi yang diselingi istirahat. Di hari berikutnya, Rabu, 4 Agustus, para olimpian (sebutan peserta olimpiade) harus mengerahkan segenap kemampuannya menjawab soal-soal kimia yang ditanyakan dalam ujian tertulis. |
|
Read more...
|
|
Olimpiade Sains Bidang Matematika Geometri dan Problem Solving
 Ujian Bidang studi matematika OSN, berlangsung di SMA Shafiyyatul Amaliyyah, Medan, 109 siswa yang terlibat dalam ujian ini, nampak serius menekuni soal-soal yang diberikan para pengawas. Suasana kelas yang ber-AC tidak menyurutkan rasa tegang yang nampak di wajah para peserta. Ke seratus sembilan siswa pilihan dari 33 provinsi yang piawai di bidang studi ini pada akhirnya harus mengakui kalau kali ini soal-soal yang diujikan di OSN terbilang cukup memeras otak. Menanggapai keluhan mereka, koordinator juri bidang matematika Dr. Hery Susanto dari Universitas Negeri Malang menjelaskan, bahwa ujian ini untuk siswa memang cukup berat, pada hari pertama, tim juri memperoleh maksimal skore 21 dan itu pun tidak sampai 10 orang. Hari kedua mungkin tidak jauh berbeda dengan hasil hari pertama. Soal-soal dibuat oleh anak-anak alumni olimpiade sains. Tingkat kesulitan yang cukup tinggi itu bertujuan untuk mengejar olimpiade internasional. “Selama ini kurikulum yang diberikan kepada para siswa jauh dari standar internasional. Setiap tahun tingkat kesulitan untuk peserta olimpiade dinaikkan sedikit demi sedikit. Bahkan soal yang diberikan saat ini pun masih jauh dari standar internasional.” Paparnya. |
|
Read more...
|
|
|
Olimpiade Sains Bidang Studi Ekonomi, Membentuk Ekonom Indonesia yang Komprehensif
 Selama tiga hari, 2-4 Agustus 2010, 110 peserta olimpiade bidang ekonomi menjalani serangkaian ujian yang dipusatkan di Universitas Sumatera Utara (USU). Universitas ini sendiri menyiapkan dua tempat untuk kebutuhan ujian olimpian (peserta olimpiade). Pertama, Fakultas Ekonomi yang menjadi pusat kegiatan, dan kedua, Pusat Sistem Informasi (PSI) yang menjadi lokasi ujian tertulis. “Melalui olimpiade bidang Ekonomi ini, kita berharap nantinya akan lahir manusia Indonesia yang komprehensif. Jika kelak mereka menjadi ekonom, misalnya, mereka adalah ekonom yang lahir dan batinnya utuh,” kata Ketua Tim Juri (Pembina) bidang Ekonomi Olimpiade Sains Nasional (OSN) IX-2010 tingkat SMA, Drs. Wiji Purwanta, M.Pd. |
|
Read more...
|
|
Indonesia Tuan Rumah IESO 2010  Indonesia menjadi tuan rumah International Geoscience yang ke-4 pada 19 s/d 28 September 2010 di Yogyakarta.” Persiapan Indonesia dalam menyambut IESO 2010 kali ini telah mengalami perkembangan yang signifikan di mana lokasi kegiatan sudah ditentukan panitia, begitu juga akomodasinya. Masalah pembukaan dan penutupan juga sedang dipersiapkan. Karena acara ini membutuhkan protokoler, di mana akan melibatkan Menteri, Gubernur, dan Pejabat-pejabat lainnya.” Ujar Dr. Hendra Amijaya, Dosen Geologi Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta. Karena ini ajang internasioanal, masih perlu adanya komunikasi antara panitia pusat dan daerah, khususnya Yogyakarta. Menurut Hendra, Lokasi yang dipakai untuk ujian teori IESO 2010 nanti adalah Gedung UGM, sedangkan untuk lokasi obsevasi lapangan terletak di kawasan Kabupaten Gunung Kidul, Pantai Baron, Yogyakarta. Untuk persiapan juri akan diambil dari anggota kebumian dan beberapa lainnya yang diambil dari staf ahli para dosen. |
|
Read more...
|
|
|
|
|
|